Monday, May 28, 2012

buku itu,

salam alaikum

^_^

memori itu indah kan? suka sangat kita imbau kenangan lalu. 

semalam, datang satu perasaan.

bersih.

allah beri rasa itu, sekali lagi.

membuka lembaran buku catatan usrah saya yang pertama. [ya, saya angkut sekali buku usrah saya datang dublin ni ^_^]. buku itu nipis. biasalah, budak baru nak masuk usrah. awal-awal mana tahu kepentingan buku catatan usrah. huhuhuh...

helaian demi helaian diselak. [sudah tepu dengan nota CVR -_-''] dibaca. ya allah, bersihnya perasaan itu. terbaca satu dialog. mungkin ditulis semasa dengar ceramah kat surau kmb jumaat malam. antara saya dan dia. 

''akak, cane rasa cinta allah tu?''

''akak x reti describe la awk''.

''knp usrhmates sy bleh nangeh ble bce trjmhan?''

''sbb die rase <3 allah tu.''

saya ingat saat dialog itu terlahir. masih lagi kaget ke usrah. masih lagi komfius kenapa dia menangis. tak kool menangis, sangkaan saya. lawak... lawak... 

muka surat seterusnya,

''cinta itu akan hadir, kalau awak nak cinta itu hadir.''

ya allah, ini perasaannya. inilah! mencintaiMu, mengenaliMu buat kali pertama. bersih sungguh perasaan itu. langkah ini dimulakan dengan nafas cinta kepadaMu. hati ini cair kerana hangat kasihMu. itu semua dirasakan apabila hati ini dibuka dan diserahkan kepadaMu.

allah, janganlah Engkau hilangkan memori itu. tidak bermakna saya ingin hidup dalam memori. tidak. tapi saya ingin terus melangkah ke hadapan, dengan membawa memosri itu bersama-sama.

perasaan bersih itu. cinta pada yang satu. saya ingat tidak akan pernah dirasai semula. lupa sudah, bagaimana rasanya. tetapi, Dia bisa membuat segala-galanya. mustahil menjadi pasti. mimpi menjadi realiti. 

genggam memori itu kuat-kuat. KMB. meskipun separuh mati dibuatnya hidup di situ [konon.... -_-''], tetapi, Dia memberi saya nafas kehidupan. membuka peluang mencari Tuhan pencipta alam. 

lembaran diselak lagi.

tersentap seketika.
dengan pen marker hitam, tertulis...

''AKU  NK SMUA ORG KAT DUNIA NI RASA CINTA ALLAH!!!''

full stop. tidak ada lagi coretan di muka surat seterusnya.

mushaf catatan usrah yang baru. diberi oleh sahabat yang kini berada di malaysia. yang saya yakin, dia sedang berusaha menyebarkan cinta yang kami sama rasa. cintakan allah. rindukan syurgaNya.

cinta Dia yang menjadikan... siapa saya hari ini. nama saya, keberkatan... ''keberkatan agama kami''. ingin saya realisasi nama itu muka bumi ini, agar dapat saya membawa nya bersama-sama dengan seronoknya, bertemu dengan Dia di 'sana'.

ad-deen.
kenapa saya masih di sini? kerana...



The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Sunday, May 27, 2012

allah sayang. tak perlu marah.

salam a'laikum.

jangan marah...

biarpun seribu tomahan dan cercaan dihumban ke muka kamu, 
jangan marah...

sabar.

nabi pesan, ''senyumlah walaupun kamu disakiti''.

memang setan akan kipas-kipas tiup-tiup fuhfuhFUH~~~ api kemarahan dalam hati kita. tapi... alangkah indahnya hidup seorang hamba allah, kalau hasutan setan itu kalah dengan air mata kita menahan sabar.

banyak lagi benda dan perkara untuk kita marahkan. pencabul hak saudara palestina kita. pembunuh durjana saudara syria kita! mereka yang patut kita marah kan! mereka yang patut kita tumpas kan! 

aib kita dibuka di hadapan orang, sabar ya. 

kerana, mungkin mereka tidak tahu itu sebenarnya aib kita.
mungkin mereka tidak tahu pun kita sedang sakit, pabila kisah kita diperkatakan.
mungkin mereka tidak berniat pun untuk mendedahkan kita kepada api neraka kerana marah atas perkara yang kecil.
simple, mereka tidak tahu.

jadinya, kenapa kita nak marah? senyum dan istighfar.

boleh jadi, allah menghantar mereka, memperlakukan begitu... kerana dosa-dosa kita yang terdahulu. mungkin kita pernah buat perkara yang sama pada orang lain. Dia ingin mendidik. kerana Dia sayang. bersangka baik pada Dia. 

astaghfirullah... astaghfirullah... astaghfirullah...

dulu, nabi pernah tunaikan solat dekat kaabah. dalam perjalanan pulang, baginda dibaling lumpur oleh mereka yang membenci dakwah baginda. T_T sesampainya baginda s.a.w. di rumah, anaknya  sedih melihat keadaan ayahnya itu. fatimah r.a berkata,

''ya allah, siapa yang sanggup buat begini kepada ayahku?''

baginda menjawab,

''jangan bersedih wahai anakku, sesungguhnya Allah bersama-samaku.''

ok, pengsan! nabi kene baling lumpur still boleh cool dan bergaya sambil berkata ''sesungguhnya allah bersama-samaku''. kita? yang hanya berlawan dengan perasaan sendiri? huhuh... menangis sekarang. hurmmm [muhasabah]

kamu, jangan marah ya. tak hensem! ^_^

MARAH. burukkan? -__-''

The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Thursday, May 24, 2012

burst. [ukhuwah. itu. bukan. main-main.]

salam alaikum.

perasaan itu hadir lagi. saban hari. hari ini kemuncaknya. 

''awak, lagi sembilan hari lagi.''

saya diam. mampu tersenyum. sambil menggenggam tangannya erat.

''awak, allah rindu dia. allah sayang dia. dia dah ada dengan allah.''

tangan ini digenggamnya lebih erat. 

''saya nak jumpa dia, awak... dekat Jannah nanti.'' katanya sebak.

sama-sama tarik saya ke syurga. please. 

BURST out!

saya tahu. allah yang menghantar dia. ya allah, Engkau jualah yang memelihara hati ini. moga perasaan ini lahir kerana-Mu. YA allah, pelihara sahabat-sahabatku di sini dan di sana. pertemukan kami dalam syurga-Mu.

nuruljannah...

hampir dua tahun. menunggu 3 jun untuk berbicara tentang dia. tetapi, saya merasakan itu amat perit. ya, sudah dua tahun. tetapi takdir allah itu masih memberi kesan. allah, peliharalah perasaan ini. 

ingin berkongsi semula cerita, cerita yang pernah dia ceritakan, dan pernah saya ceritakan di sini. 

moga, pahala dia berterusan. ya allah, aku rindukan nurulJannah. 

ukhuwah. itu. bukan. main-main.


"A true loving relationship is energizing, not depressing and draining. Love is something abstract that cannot be defined easily. Love is also a gift from God and it is naturally soiled deep in every human's heart. However, true love must have sacrifice from both sides so that the love will not becoming dull and almost broken. One should have a positive outlook towards the person they love, always support their partner whenever they are up or down, be a good listener and pray for their happiness and success in life. With all these points, surely the true love relationship will shine brightly and remain long-lasting forever.

A true loving relationship id not only fixed for the love between men and women. It could be love towards God, parents and also friends. To make the relationship always energizing, the person must always think positive towards the person that he or she loves. It is simply easy as we can see the mother's love. When a mother gets angry, she tends to scold her child but because of her love is too much for the child, the love prevents her from doing that. If we always can see all the good things about our love one, we tend to appreciate and care for them as much as we can. So do our loved person, things will become more exciting and enjoyable when we are together.

Being in a true loving relationship, it is not simply saying 'I love you'. Once we are in love with somebody, we are willing to sacrifice ourselves for our love one. Each partner must play their important role in this relationship. Every time they face some problems, we can see it through their faces and hold their hands together. One should lend their shoulders and become the place for them to hold on. Being a good listener is also one of the best way to help the loved one. However, many people misunderstand this concept and yet the problem cannot be solved and the relationship is readily to finish.

Life is not a bed of roses. Sometimes people will be at an ease place and sometimes at the difficult one. Thus, it is everyone's job to stand by their love ones side whenever they are. When we really love somebody, we have to support them in whatever way we can. This is a true loving relationship. Usually, mental-support become the main idea for helping them. Good advices and motivational words are most needed when they are facing difficulties. Instead of meeting up often, one should be sensitive and alert towards the one they love. In other words, if we love someone, we shouldn't give them presents only but also words that can help them to continue this life that is full-of-hurdles.

Besides, love is divine and one cannot let the love go astray. Even the hastiest man on earth like Adoult Hitler really loved his mother. Therefore, one should always pray to God so that He will always protect the loved person and place then in a happy and successful state. If we truly love this person, we always want them to be happy, because it also will make us happy too. this thing can be reversed and vice versa. Isn't it is painful to see our love one in pain? Sometimes, as humans, we have no power or greatness for us to protect our relationship. Thus, it is better for us to put our hope in God, so that He will protect our relationship from continuing to stress us.

A relationship should not come along with bad intentions towards one another or else it will easily broken. When someone is in love, all the bad things must be put aside. Nowadays, people only think positively towards the one that they love only at the early stage of their relationship, but then as time passes by, there will be no more love words or even a smile for their partner. This thing should be avoided in a relationship/ one should maintain their love until death tears them apart. This one also can be called a true loving relationship. We need to serve our love one happily so that both sides can feel the true-loving relationship is soothing and energizing.

All the perceptions about true loving relationship can be depressing and draining should be thrown out for someone who are going to start the relationship. It all depends on the individuals which way they are going to manage their relationship. People who are sailing on a boat of true loving relationship should not experience bad things but sailing with calm and success."


ini karangannya yang terakhir pernah ditulis. sehingga kini, saya masih struggle untuk melaksanakannya. menjadi pencinta Tuhan, yang mencintai hamba-hambaNya kerana Dia.

ya allah, bantu saya. berukhuwah keranaMu.

ukhuwah itu bukan main-main.

cinta tidak terhenti pabila tidak berada di hadapan mata. cinta kerana allah akan sentiasa mengalir, tidak kira di mana kita berada. kerana allah tidak terikat pada masa dan ruang. 

The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Saturday, May 19, 2012

dan; pencarian itu tidak akan pernah berakhir.

salam alaikum.

bertarung dengan diri sendiri.

ingin meletakkan Dia yang teratas!

di hati ini hanya ingin ada Dia!

ya Tuhan, bimbing aku, please.

''ALLAH mengetahui segala yang ada di langit dan di bumi. dan Dia mengetahui segala yang kamu rahsiakan serta yang kamu zahirkan. dan Allah sentiasa mengetahui segala [isi hati] yang terkandung dalam dada.''
[at-taghabuun, 64:4]

apa yang ada dalam hati ini, hanya Dia yang lebih mengetahui. sedangkan saya juga keliru dengan apa yang dirasa. stress pekse mungkin?! argh-itu-alasan-sematamata.

selama ini, pernah merasai perasaan yang sama iaitu perasaan aku-tak-tahu-apa-aku-rasa-sekarang. kosong mungkin? mana mungkin! kalau hati itu kosong, maknanya, tak ada allah! maknanya syaitan akan mengisi!

ya allah, mungkin hati ini sedang takut. takut semakin jauh daripada-Mu.

ingin sekali air mata ini dialirkan.
ingin sekali empangan ini dipecahkan.

tetapi, risau. gusar. air mata itu bukan kerana cinta kan Allah.
khuatir butir-butir air mata itu bukan sepenuhnya kerana rindukan syurga-Nya.
adakah air mata itu bernilai untuk memadamkan api neraka di akhirat kelak?

adakah hati ini benar-benar penuh dengan cinta kepada Allah?
atau sudah mula beralih pada cinta lain. dunia mungkin? [tak nak!!!]

kerana tak mungkin ada dua cinta dalam satu hati!

''Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya;...''
[al-ahzab,33:4]

justeru, saya mengelak daripada membicarakan tentangnya.
bertahan daripada bertanyakan manusia tentangnya.
ingin mencarinya sendiri. ingin merasai semula cinta itu sendiri. walaupun susah. kerana saya yakin, yang susah itulah, kita akan ingat... insha-allah.

sepanjang masa itu, cemburu saya melihat dia yang bicara tentang cinta allah. cemburu saya mendengar kata-kata dia tentang syurga. cemburu! ya! saya jeles! kerana saya mahu rasa itu. saya mahu! saya mahu rasa itu kembali.

sehingga buku ''HATI SEBENING MATA AIR'' oleh Amru Khalid dibaca oleh ahlul bait sebelum solat maghrib ditunaikan.

sehingga seorang hamba 'dikirimkan' untuk menangis di hadapan saya kerana rindukan allah, rindukan syurga.

akhirnya, rela saya biarkan ia mengalir. kerana saya ingin air mata itu betul betul kerana Dia. bukan main-main suka hati nak menangis. alhamdulillah. alhamdulillah. alhamdulillah. ya allah, semoga apa yang saya rasa ini adalah benar. benar. benar kerana-Mu.

semua manusia boleh menangis. semua manusia boleh kata dia menangis kerana allah. semua manusia boleh kata dia cinta kan allah. tapi sejauh mana pembuktian?? tidak mahu menjadi golongan yang syok sendiri dalam cinta. katanya, CINTA... cintakan allah... tetapi amal seharian tidak merefleks lansung kata-katanya. 

''katakanlah [muhammad], ''apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya? [iaitu] orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. mereka itu adalah orang yang mengingkari ayat-ayat #tuhan mereka dan [tidak percaya] terhadap pertemuan dengan-Nya. maka sia-sia amal mereka, dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap [amal] mereka pada hari kiamat.''
[al-kahf, 18:103-105]

apa khabar... encik Qiam?
apa cerita... encik Furqan?
lama tak dengar celoteh... encik istighfar.
cik sadaqah... sunyi sepi... hurm...
itulah dia, MUTABAAH AMAL. pernah kita bertanya khabar kepadanya?

doakan saya. doakan kami.
perjuangan tidak akan pernah selesai, sehingga islam itu berada di paling atas. sehingga hak Allah untuk disembah oleh semua hamba itu tertunai! si pejuang ini masih mentah dalam memburu redha dan cinta-Nya. doakan saya. ingin terus bergerak, sehingga kaki ini terhenti di dalam syurga.

T_T

kini, hati ini... rindukan syurga. rindukan Dia. [dan saya yakin dengan kata-kata ini.]
Allah.
please redha dengan saya.
ameen...


The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Friday, May 11, 2012

This PATH, this straight path.

Salam alaikum.

Sekarang, di library RCSI. Genap 10 hari lagi untuk paper GE & Histology. Makanya, harus study! yeah!!!

Semangat tak? ^_^

Kemudian, tangan dan hati ini digerakkancuntuk membuka satu buku. Bertajuk "The Journey to Allah" oleh Ibn Rajab Al-Hanbali. Baca baca dan baca.

Tapi, sebelum membaca, saya pandang langit luar tingkap depan saya ni dan bermonolog.


"kenapa rasa 'kering' ye?"

Satu muka surat dihabiskan, erm... Tak sempat habis pun. Basah. Menangis seorang diri depan tingkap dengan adanya mat salleh kat sebelah kiri dan kanan saya.

-_-"

Kenapa? Kerana hadis nabi ini.

Thirmidhi records on the authority of Nawwas ibn Sam'an that thr Messenger of allah said,

"Allah had set forth the following as a parable: there is a road that leads straight to the destination. On wither side of the road there is a wall in which there are open doors with curtains hanging on them. From the remote end of the road, a voice calls, "Proceed straight and do not turn aside." whenever someone intends to lift a curtain from the door, another voice calls from above, "Beware! Do not lift the curtain; otherwise you will be lured inside." the Prophet pbuh explain the parble by saying that the straight path is islam, the walls are the limits imposed by Allah, the open doors are the things that He has prohibited, the voice which calls from the end of the road is thr Quran and the voice which calls from above is Allah's monitoring in thr heart of every belivers."

Subhanallah.
Masha allah.

T_T

Dia sentiasa menjaga.

Tapi kita yang gatal gatal exposedkan diri kepada neraka Dia. Nauzubillah...

Ya allah, aku lemah. Dont ever let me go astray. Especially musim exam ni.
The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Wednesday, May 9, 2012

Setiap detik, Dia menjaga.

Salam alaikum.

Allah itu hebatkan?

Meskipun dalam lena, Dia masih memelihara hati ini.

Sedang saya tidur, terdengar suara suara sedang berbicara tentang hebatnya Allah.

Memasang telinga kah? Entahlah. It is all back to niat.

Ingin berhenti mendengar, kerana takut tersalah niat. Mungkin sekadar ingin tahu apa yang saya tak sepatutnya tahu. Alhamdulillah, Dia masih memelihara hati ini.

Sedang dalam separa lena, telinga separa mendengar, hati ini berbicara sendirian.

"apa allah cuba sampaikan kepada aku?"

Kerana EVERYTHING HAPPENS FOR A SOLID REASON... Tidak mungkin secara KEBETULAN saya terjaga dan mendengar. Erk, terdengar mungkin? Heheheh =p

Apa saya dengar? Hehehe... BiArlah saya sahaja yang mendengar.

Kerana apa yang saya cuba smpaikan ialah, dalam apa jua keadaan kita pun, kita ada allah yang sedang memelihara kita. Kita ada allah yang menggerakkan pancaindera kita. Kita ada allah yang berkuasa buAt segala-galanya.

Kalau bertanya, "siapa allah?", seorang sister ini menjawap, al-fatihah.

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam

Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani

Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat).

Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus.

Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.


T_T

Allah.



The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Sunday, May 6, 2012

biskut feveret; itu.

salam a'laikum

dialog antara dua orang manusia.

di rumah sebelum keluar ke kelas.

'' kenapa awak bawak biskut sampai dua paket? simpanlah satu untuk hari lain.''

''[senyum]'' 

sekadar hiasan
source

semasa dalam perjalanan ke kelas.

dilihat dia yang membawa dua paket biskut itu berhenti dan membuka zip beg, setelah melintasi seorang manusia yang duduk seorang diri di tepi jalan sambil memegang cawan plastik berlogo STARBUCKS, meminta simpati. di sampingnya ada seorang kanak-kanak umur dalam dua tahun [mungkin], memeluk tubuh. kesejukan.

''have a snack. [senyum] may Allah show you the rightful path.''

katanya sambil menghulur sepaket biskut kegemarannya itu. menzip semula beg dan berlalu pergi. tanpa menoleh ke belakang.

sahabatnya tercengang-cengang di belakang. 

''kenapa awak bagi dia biskut feveret awak? nak makan apa masa lecture nanti? ngantok la kitaaaa....''

''[senyum]''

''awak... dah la dia pegang cawan starbucks. boikot kot!''

''[senyum]''

''awak, mana awak tahu dia islam? pakai scarf tak semestinya islam tau. mungkin sebab sejuk.''

''[senyum]''

''awak! stop smilling and give me some explaination. please...''

suasana agak tegang, perjalanan selama dua puluh minit ke kelas itu masih diteruskan.

tiga jam kemudian. selepas tamat kelas.

dia yang sedang bengang kerana persoalannya tidak berjawap itu, berjalan terus keluar dari lecture hall tanpa menunggu sahabatnya itu. merajuklah konon. [duh~~] sepantas kilat berjalan kaki.

semasa kakinya melangkah entah ke mana-hala-dia-nak-pergi-lantak-dia-lah, tangannya di masukkan dalam poket sweater. ada benda. lipatan kertas. dia buka, baca.

salam alaikum awak, aseefah saya tak explain kat awak. saya takut hati saya tak betul-betul ikhlas. walaupun saya senyum-kambing-kambing tadi, sebenarnya saya tengah struggle untuk membersihkan semula niat saya. saya ingat apa yang saya buat ini, akan menjadi rahsia antara saya dengan allah sahaja. saya nak rasa ikhlas itu. possible ke?hurm.... tapi, kalau mengexplain kat awak akan meredakan ketegangan ini, saya okai aja. hurm... kalau ada rezeki lebih, memang saya akan sengaja bawak makanan lebih dalam beg. tak kisah lah apa-apa pun. asalkan makanan. sebab saya tahu, duit yang saya dapat ini, bukan 100% milik saya. instead of bagi duit kepada diorang, saya rasa lagi seronok kalau diorang dapat makanan terus. sebab diorang mintak sedekah pon sebab nak carik makanan. pasal starbucks tu, siapalah saya nak nilai mereka. itu hanya cawan. mungkin dia kutip dari tongsampah-mana-tepi-jalan. husnu zhon. pasal dia islam ke tidak, saya hanya mengharapkan allah memberikan dia yang terbaik dan dia tahu bahawa ada Dia yang sedang memberikan kebaikan kepada dia. islam atau tidak, saya tak tahu. maafkan saya. pasal biskut feveret itu pulak, saya diberitahu nabi pesan... kalau kita nak bagi sesuatu kepada orang lain, kita bagi bende yang paling kita sayang. dan awak tahu kan betapa saya suke-gile-tak-ingat-akhirat bila makan biskut itu. even awak nak sikit pon saya hesitate nak bagi. sebenarnya, saya nak didik diri saya untuk tidak sayang pada benda dunia. saya tahu saya kedekut. sangat! tapi saya taknak kedekut dah. sebab apa yang kita sedang kejar ialah akhirat. kan? awak, aseefah saya tak dapat explain verbally. harap, ini cukup untuk membersihkan. aseefah. 

p/s: nanti ajar saya 3 lectures tadi boleh? asifah. saya tak dapat fokus tadi. rasa bersalah sangat dengan awak. rasa malu sangat dengan allah. sebab tak mampu beri yang terbaik.

terhenti di tepi jalan. 

Dialah sebaik-baik penyusun. sehebat-hebat perancang. 

ditakdirkan allah, dia berada betul-betul bertentangan dengan peminta sedekah pagi tadi. sedang memeluk anaknya. dia melihat wanita itu meminta-minta daripada para pejalan kaki. tapi tidak dilayan. anaknya menangis. kelaparan, mungkin. wajah ibu tenang.

si ibu itu mengeluarkan sepaket biskut yang sudah dibuka. tinggal separuh kuantitinya. [anggaran saja] disuapkan ke dalam mulut anaknya. anaknya diam. makan dengan seleranya. cebisan-cebisan biskut itu jatuh ke lantai. si ibu mengutipnya dan dimakan. betapa dia menghargai makanan. walaupun mungkin harga biskut itu hanya 1.69 euro. T_T

teguran direct daripada Dia. 
tunduk. tangis. insaf.

terkedu lidah. terhenti nafas. [ok, bernafas balik, nanti hypoxia pulak -_-'']

perjalanan pulang ke rumah diiringi tangisan dan muhasabah. 

p/s: buat dia; jazakillah kerana berkongsi cerita. moga ini memberi manfaat kepada semua. aseefah kalau jalan cerita macam terover sikit. hehehhe. alhamdulillah, subhanallah. Dia memang hebat dalam mentarbiyah kita kan? ^_^

The one who speaks to the others is speaking to oneself.

Tuesday, May 1, 2012

jalan; ini. panjang kan?

salam a'laikum.

''if you want to travel FAST, travel alone. if you want to travel FAR, travel in a group.''

ini saya belajar, semalam.
perjalanan yang singkat, tetapi memberi seribu makna buat diri ini.
mengajar saya erti berlapang dada, dan sabar. serta betapa untungnya saya kerana dikurniakan hamba-hamba Allah yang hanya-allah-sahaja-tahu-apa-yang-saya-cuba-sampaikan.

jalan ini panjang. i can't travel it alone. need Allah, need you  dear sisters fillah.
islam akan tertegak dengan sendiri, even tanpa kita. sebab allah itu maha hebat.

tapi, saya nak jadi one of the 'batu-bata' binaan islam. i want to contribute. and alhamdulillah,  He places me 'here'. 

p/s: kepada dia yang berada di upm. saya sedang berusaha. maafkan saya. tunggu saya boleh? [masuk syurga sama-sama]. tunggu saya summer ni. please. okbai.#

The one who speaks to the others is speaking to oneself.

open new tab

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...