Sunday, March 24, 2013

betul ka bila kamu kata kamu cinta?

salam alaikum

''kalau betul awak cintakan dakwah dan tarbiyyah ini, awak akan bercakap je apa yang awak rasa betul.''

''kalau betul awak cintakan dakwah dan tarbiyyah ini, awak akan nak tahu je apa update dakwah di uk, awak nak tahu ja apa yang berlaku di ireland.''

kata-kata ini sangat menggegarkan jiwa hamba yang hina ini.

kepetahan untuk berkata-kata.
kehebatan untuk berfikir.
kebolehan untuk menyusun.
kelebihan untuk melayan manusia.

itu semua,

hanyalah ''added value'' kepada seorang dai'e.

yang penting adalah... 

sejauh mana kecintaan pada DAKWAH dan TARBIYYAH ini menjadi api yang membakar jiwa seorang syabab.

bukanlah himmah yang menjadi pendorong semata-mata. kerna, semangat akan luntur. ya, ia akan luntur. kalau tidak ditampung dengan apa yang sepatutnya. kecintaan hakiki kepada dakwah dan tarbiyyyah. 

yang paling atas adalah, kecintaan kepada ALLAH.

kalau kata cinta allah, masakan seorang hamba itu bisa lari dari melakukan dakwah?

der, dakwah itu bukan semata-mata berkata-kata di khalayak ramai, bukan perlu masuk tv dan berbicara dan berforum mahupun berdebat tetang islam. dakwah itu bukanlah perlu ke medan perang dan bunuh-membunuh. 

abeh tu der, apa itu dakwah?

[senyum]

dakwah itu adalah cinta. yep, dakwah itu cinta.

bak kata seorang yang mencintai dakwah sepenuh hatinya.


Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yg kau cintai.


Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.

Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.

Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak. Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai jiwa yang tenang.

Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani… justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi.

Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda
dibandingkan jihad yang begitu cantik.

Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar. Tapi saking seringnya “ditinggalkan” , hal itu sudah menjadi
kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya
besar.

Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, “ya Allah, berilah dia petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… 

“Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta… Mengajak kita untuk terus berlari…

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”




(alm. Ust Rahmat Abdullah)


aku, kamu, dia, mereka....

HARUS BERGERAK!

kalau benar-benar cintakan dakwah dan tarbiyyah ini.

der, dakwah ini... bukan main-main!

der, rasulullah disakiti kot kerana berdakwah!
der, khabbab kena salai kot kerana dakwah!
der! sumayyah mati kerana dakwah!
dan mereka dapat syurga, der...
mereka dapat jumpa allah, der...
mereka dah tunaikan hak shahadah mereka, der...
mereka pernah menjadi GHULAM itu pada zaman mereka, der...

kamu bila lagi? bila lagi nak cintakan dakwah sepenuh hati? bila nak berhenti mensekularkan islam dalam kehidupan? bila lagi nak betul-betul menyelam dalam dakwah dan tarbiyyah? bila nak berhenti main tarik tali dengan ALLAH?! bila nak berhenti memberi alasan? bila lagi nak sahut seruan syurga? bila, der? bila?!

T___T

penat eh buat dakwah? 

:')

sabar eh? sabar sikit je. berkorban sikit je lagi. dunia ni kejap ja. allah tahu dunia ni ''penjara'' bagi orang mukmin. sebab tu Dia tak bagi kehidupan abadi di dunia ini. tapi keabadian itu adalah di akhirat kelak. tetapi... kehidupan yang singkat inilah yang menentukan keadaan kehidupan kita di ''sana''.

allah, kuatkan aku dengan-Mu.

[peringatan keras untuk diri sendiri]

The one who speaks to the others is speaking to oneself.

1 comment:

silentdreamer said...

terus kuat der!!
^_^

doa disampaikan nun jauh dari nz

open new tab

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...